Kelangkaan MinyaKita, Bulog Akui Kuota Pasokan Turun Jadi 30.600 Liter per Bulan
Sumber Foto: Kompas.tv
Jurnal Nusantara

Kelangkaan MinyaKita, Bulog Akui Kuota Pasokan Turun Jadi 30.600 Liter per Bulan

Jurnal Indonesia - Minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita mengalami kelangkaan di sejumlah kios di Pasar Andi Tadda, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dalam sebulan terakhir. Para pedagang menghadapi kesulitan dalam mendapatkan pasokan, sementara harga minyak goreng merek lain di pasaran turut mengalami kenaikan.

Awal Kejadian

Beberapa pekan terakhir, MinyaKita semakin sulit ditemukan di kios-kios pasar. Pedagang mengungkapkan bahwa stok yang sebelumnya tersedia kini sudah habis dan belum ada pengiriman ulang.

Perkembangan

Kelangkaan MinyaKita berdampak pada harga minyak goreng lainnya. Berkurangnya pasokan minyak goreng bersubsidi membuat sebagian konsumen beralih ke produk lain, sehingga mempengaruhi harga di tingkat pasar.

Kondisi Terakhir

Perum Bulog mengonfirmasi adanya penurunan pasokan MinyaKita yang diterima. Kuota yang sebelumnya mencapai 60.300 liter per bulan kini berkurang menjadi 30.600 liter per bulan. Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya suplai dari pihak produsen. Untuk memastikan distribusi tetap berjalan, Bulog memprioritaskan penyaluran MinyaKita ke pasar-pasar SP2KP dan pasar tradisional agar kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng bersubsidi tetap terpenuhi di tengah keterbatasan pasokan yang terjadi.