Capaian Satu Tahun Kepemimpinan Fauzi-Imam: Penurunan Kemiskinan dan Penghargaan Gemilang
Sumber Foto: suara indonesia
Sosial

Capaian Satu Tahun Kepemimpinan Fauzi-Imam: Penurunan Kemiskinan dan Penghargaan Gemilang

News

SUARA INDONESIA, SUMENEP - Satu tahun kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati KH Imam Hasyim diwarnai berbagai capaian pembangunan. Pemkab Sumenep mencatat penurunan angka kemiskinan, pengangguran yang terkendali, hingga deretan penghargaan di tingkat regional dan nasional.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selama satu tahun ini, kami berupaya memastikan setiap program benar-benar berdampak. Penurunan kemiskinan, penguatan layanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial adalah bagian dari komitmen kami membangun Sumenep yang maju, adil, dan mandiri,” ujarnya, Jumat (20/02/2026).

Berdasarkan data Pemkab, angka kemiskinan di Sumenep turun sebesar 0,70 persen, menjadi yang tertinggi penurunannya di Jawa Timur. Sementara tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun 2025 tercatat 1,64 persen atau terbaik ketiga di tingkat provinsi.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 70,54 dan masuk kategori tinggi. Di sektor perumahan, Pemkab telah membangun 286 unit rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu dan korban bencana.

Pada sektor sosial keagamaan, Pemkab Sumenep diketahui menyalurkan tunjangan sebesar Rp1,47 miliar kepada 1.225 guru ngaji, sekaligus memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami ingin pembangunan tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk kesejahteraan guru ngaji dan masyarakat rentan,” kata Fauzi.

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan juga terus dilakukan sebagai jalur strategis penunjang aktivitas ekonomi masyarakat, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Sementara di bidang pendidikan, Pemkab memperluas akses melalui program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu serta rehabilitasi sekolah.

Di sektor kesehatan, Pemkab menghadirkan layanan Universal Health Coverage (UHC), yang memungkinkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan gratis cukup dengan menunjukkan KTP. Bahkan, RSUD dr. H. Moh. Anwar berhasil meningkat statusnya menjadi rumah sakit tipe B.

Penguatan pelayanan publik juga dilakukan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan 221 jenis layanan, serta optimalisasi Call Center 112 sebagai layanan kegawatdaruratan masyarakat.

Selain itu, Pemkab Sumenep memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 5.712 pekerja rentan dan petani tembakau.

“Atas kerja keras bersama, Sumenep mampu meraih 16 penghargaan tingkat regional dan nasional. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Fauzi. (*)