Arumba: Musik Hibrida Tradisional Sunda yang Beradaptasi dengan Zaman
Sumber Foto: Kumparan.com
Hiburan

Arumba: Musik Hibrida Tradisional Sunda yang Beradaptasi dengan Zaman

Perbesar

Musik tradisional Sunda memiliki banyak ragam, salah satunya Arumba. Genre ini berkembang dari perpaduan alat musik bambu dan instrumen modern, lalu membentuk karakter unik yang mudah dikenali. Walau berakar dari tradisi, Arumba juga terus beradaptasi seiring perubahan zaman.

Pengertian dan Asal Usul Arumba

Arumba adalah ansambel musik khas Sunda yang menggabungkan alat musik tradisional dan modern. Dalam perkembangannya, Arumba memadukan instrumen bambu seperti angklung dan calung dengan alat musik Barat, di antaranya gitar dan organ. Menurut jurnal Transformasi Musik Arumba: Wujud Hibriditas Yang Mengglobal oleh Hinhin Agung Daryana, dkk., transformasi musik Arumba muncul sebagai respons atas perubahan sosial budaya dari masyarkat penikmatnya.

Latar Belakang Kemunculan Arumba

Kelahiran Arumba dilatarbelakangi keinginan masyarakat Sunda untuk memperbarui musik tradisional tanpa meninggalkan identitas budaya. Perpaduan instrumen tradisional dan modern menjadi strategi agar musik Sunda tetap relevan.

Sejarah Singkat Perkembangan Arumba

Pada awal kemunculannya yang diinisiasi oleh Mochamad Burhan, Arumba lebih sering dimainkan di lingkungan masyarakat Jawa Barat. Musik ini tumbuh di tengah perubahan sosial dan urbanisasi, sehingga mempengaruhi pilihan alat musik dan gaya pertunjukan.

Awal Kemunculan dan Konteks Budaya

Arumba berkembang dari tradisi musik bambu yang sudah lama ada di Sunda. Saat itu, masyarakat mulai menambahkan alat musik Barat guna memperkaya warna suara dan membuka ruang kreasi yang lebih luas.

Transformasi Instrumen dan Gaya Musik

Komposisi alat musik dalam Arumba terus berkembang. Selain angklung dan calung, instrumen seperti bass, gitar akustik, maupun keyboard mulai digunakan untuk menghasilkan nuansa baru.

Adaptasi terhadap Tren Musik

Arumba juga beradaptasi dengan tren musik populer, baik dari segi aransemen maupun pembawaan lagu. Hal ini membuat Arumba semakin mudah diterima generasi muda.

Perkembangan Modern Arumba

Perjalanan Arumba tidak lepas dari pengaruh globalisasi. Hibriditas, atau pencampuran unsur lokal dan global, menjadi ciri yang menonjol dalam musik ini. Seperti dijelaskan Hinhin Agung Daryana, dkk., perkembangan Arumba merupakan bukti keterbukaan budaya Sunda terhadap inovasi.