Pakistan Umumkan Perang Terhadap Taliban di Afghanistan
Jurnal Indonesia - ISLAMABAD, KOMPAS.TV - Menteri Pertahanan Paksitan Khawaja Mohammad Asif menyatakan negaranya sedang berperang dengan Afghanistan yang dikuasai Taliban. Pernyataan ini disampaikan Asif seiring operasi serangan yang diluncurkan militer Pakistan ke Afghanistan.
Sebelumnya, Taliban Afghanistan dilaporkan meluncurkan serangan ke enam provinsi perbatasan pada Kamis (26/2/2026). Taliban menyebut serangan ini menjadi balasan serangan udara Pakistan pada Minggu (22/2).
Mohammad Asif menyatakan Islamabad sebenarnya berharap Afghanistan damai setelah penarikan pasukan NATO pada 2021 silam. Namun, Asif menuduh Taliban telah mengubah Afghanistan menjadi "koloni India" dan menyerang Pakistan.
"Kesabaran kami sudah habis. Sekarang ini perang terbuka natara kami," kata Mohammad Asif dikutip Associated Press, Jumat (27/2/2026).
Angkatan Udara Pakistan dilaporkan menggempur berbagai lokasi di Afghanistan, termasuk Kabul, pada Jumat (27/2). Pasukan Taliban dilaporkan merespons serangan udara dengan mengerahkan senjata anti-pesawat.
Seorang pejabat keamanan Pakistan mengeklaim serangan udara ke Afghanistan menghancurkan dua markas brigade Taliban. Pakistan juga mengeklaim berhasil "menghancurkan" sejumlah titik konsentrasi Taliban di Kabul dan daerah perbatasan.
Juru bicara militer Pakistan menyatakan serangan ke Afghanistan sejauh ini menewaskan 228 kombatan Taliban dan melukai 314 lainnya.
Meskipun demikian, otoritas Taliban menyampaikan data korban yang jauh lebih kecil. Taliban menyatakan delapan kombatan tewas dan 11 terluka akibat serangan Pakistan.
Taliban pun mengeklaim pihaknya menewaskan 55 tentara Pakistan dan merebut dua pangkalan militer serta 19 pos. Pakistan menyatakan dua tentaranya terbunuh dalam konflik yang masih berlangsung.
Jumlah korban yang disampaikan kedua pihak sejuah ini belum bisa diverifikasi secara independen.




