Nasional

Ustaz Sambo, dari Aksi 212 hingga Bela Hary Tanoe

Kumparan– Ketua Presidium Alumni 212 Ustaz Ansufri Idrus Sambo tengah ramai diperbincangkan publik. Hari ini ia menginisiasi gelaran aksi long march bertajuk bela Hary Tanosoedibjo ke Komnas HAM. Siapa sebenarnya Ustaz Sambo?

Ustaz Sambo lahir tanggal 20 November 1970 di kampung Runding Kota Subulussalam Nangroe Aceh Darussalam. Ayahnya bernama Muhammad Idrus Sambo dan ibunya bernama Anizar Ja’far.

Sambo memperdalam ilmu agamanya di Pondok Pesantren Ulil Albab Universitas Ibnu Khaldun Bogor selama 2 tahun. Selain aktif sebagai penceramah atau berdakwah di berbagai majelis taklim, pekerjaan utamanya adalah sebagai pengajar matematika

Nama Sambo mencuat usai gelaran Aksi Bela Islam 212 yang dihelat 2 Desember 2016. Saat itu ia menjadi salah satu sosok ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI yang kerap bersinggungan langsung dengan awak media jika ditanya soal aksi yang menuntut proses hukum Ahok yang lebih cepat.

Usai aksi 212, nama Sambo kembali ramai diperbincangkan karena menggagas Tamasya Al-Maidah. Tamasya Al-Maidah ini sebuah gerakan Muslim menjaga TPS di seluruh wilayah Jakarta. Alasannya ingin menjaga agar Pilgub Jakarta berjalan lancar dan jujur.

Terbaru, hari ini, Jumat (14/7), Sambo menggagas aksi yang cukup mengagetkan. Ia mengimbau seluruh alumni 212 untuk ikut Aksi Bela Hary Tanoesodibjo, bos MNC Group.

Aksi ini diikuti oleh sekitar 20 orang alumni 212. Mereka ingin mempertanyakan nasib Hary Tanoe yang dianggap dizalimi terkait kasus hukum yang menyangkutnya.

“Dari awal, langkah Presidium Alumni 212 itu melawan ketidakadilan dan kezaliman yang dilakukan rezim penguasa terhadap rakyatnya, mulai dari ulama, aktivis, tokoh politik, ormas Islam dan lain sebagainya. Hary Tanoe adalah korban kriminalisasi juga, korban ketidakadilan dan kezaliman penguasa juga,” ujar Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/7).

 

Sumber : kumparan.com

 

Artikel Lain