Kriminal

Tidak Terima Situsnya Diblokir, Portalpiyungan Laporkan Kominfo ke DPR

Jurnalindonesia.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika memasukkan 11 website dalam daftar situs yang diblokir, salah satunya adalah situs Portalpiyungan.com.

Namun pihak pemilik Portalpiyungan tidak tinggal diam. Mereka kemudian mengadukannya kepada DPR RI.

“Kami sudah laporkan ke pihak DPR sebagai lembaga pengawas eksekutif agar memanggil pihak  yang sudah sewenang-wenang,” dalam jawaban resmi portalpiyungan, dilansir CNNIndonesia.com.

Menurut mereka, pemblokiran Kominfo tersebut bersifat sepihak tanpa alasan yang jelas sekaligus membuktikan rezim antidemokrasi.

“Ini pembredelan ala Orba.”

Tidak ada pemberitahuan apapun terkait dengan pemblokiran ini, klaim portal berita berbau Islam itu.

Dalam penjelasan tersebut, Portalpiyungan menilai dalam konteks pemberitaan SARA, hal itu sangat subjektif dan diperdebatkan. Menurutnya, semua media memuat konten yang mengandung SARA.

“Untuk istilah SARA saja masih panjang pembahasannya, semua media memuat konten seperti itu. Jadi alasan SARA mengada-ada.”

Selain Portalpiyungan, Kominfo memblokir 11 situs yang diduga mengandung unsur provokasi SARA. Dalam surat yang dikirimkan ke sejumlah Internet Service Provider (ISP), Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo meminta 11 situs tersebut diblokir sementara.

“Itu memang permintaan dari beberapa instansi terkait, kolaborasi antara pihak kepolisian, BIN (Badan Intelejen Negara) dan laporan warga,” kata Plt Pusat Humas dan Informasi Kominfo Noor Iza, kepada CNNIndonesia.com. (Baca: Diduga Sebarkan Kebencian dan SARA, Kominfo Blokir 11 Situs)

Dia tidak mengelak bila penutupan ini memang terjadi jelang aksi demo pada 4 November 2016 yang akan diikuti setidaknya ratusan ribu umat Islam. Karena ditakutkan makin memperkeruh suasana.

“Sebenarnya permintaan untuk memblokir itu sudah ada beberapa waktu lalu, namun semakin ke sini (dekat dengan demo) permintaannya semakin besar. Maka dari itu kami perlu menindak,” katanya.

Saat ini memang pihak operator dan ISP sudah melakukan pemblokiran atas 11 situs tersebut.

Sebelas situs tersebut adalah

  1. Lemahirengmedia.com
  2. portalpiyungan.com
  3. suara-islam.com
  4. smstauhiid.com
  5. beritaislam24h.com
  6. bersatupos.com
  7. pos-metro.com
  8. jurnalmuslim.com
  9. media-nkri.net
  10. lontaranews.com
  11. nusanews.com

Artikel Lain