Kriminal

Terciduknya Pengurus PKS & Latar Belakang Didirikannya Situs “Suara News”

Fajar Agustanto

Tim Cyber Bareskrim Mabes Polri dipimpin AKBP Irwansyah menangkap Fajar Agustanto, pelaku kasus dugaan pencemaran nama baik lewat media online.

Fajar, yang merupakan pengurus PKS Mojokerto bidang Polhukam, ditangkap pada Selasa malam (24/10/2017) di rumahnya, Jalan Suromulang Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Mojokerto.

Ikut diamankan sejumlah barang bukti yakni tujuh buah hard disk, dua HP merk Samsung dan Hisense, dua buah buku tabungan Bank BRI atas nama Indhi Ery Dhani (istri pelaku) yang digunakan untuk transfer pembayaran domain.

Fajar Agustanto bersama istri dan 3 anaknya

Fajar diperkarakan atas laporan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Akbar Faizal, terkait pemberitaan fitnah di situs “Suara News” yang dikelolanya, kemudian disebar di media sosial.

Dugaan fitnah yang ditulis Fajar lewat situs tersebut adalah:

– Menyebut bahwa Akbar Faizal memiliki uang simpanan di Singapura yang didapatkan dari korupsi APBN sebesar US$ 25 juta.

– menyebut Akbar memiliki rumah mewah penuh emas di Makassar,

– Menyebut Akbar sebagai penikmat duit haram e-KTP

– Menyebut Akbar memiliki istri simpanan di sebuah villa mewah di kawasan Dago Pakar, Bandung. Termasuk juga foto-foto wanita yang disebutkan sebagai istri simpanan Akbar Faizal yang beredar luas di publik.

Kepada polisi, pelaku mengakui semua perbuatannya, seperti pemilik dan admin situs “Suara News”. Berita hoax terhadap Akbar Faizal itu sendiri dipublikasikan oleh pelaku di portal berita yang dikelolanya tersebut pada 4 September 2017.

Selain Suara News, Akbar Faizal juga melaporkan dua situs lainnya, yaitu “Publik News” dan “Rakyat Bersuara” serta satu akun twitter bernama “Intelektual Jadul” dengan ID ’@plato_id’ yang juga memuat berita fitnah tersebut.

Dua situs dan akun @plato_id kini sudah teridentifikasi dan dalam pengejaran Tim Cyber Bareskrim di bawah kendali Kombes Pol Irwan Anwar.

“Saya memberi apresiasi kepada Polri atas keberhasilan mengungkap pelaku kejahatan hoax yang sudah sangat membahayakan keutuhan bangsa ini. Saya dengar pula jika portal-portal berita penyebar fitnah ini tidak memiliki izin dan akreditasi Dewan Pers. Saya berharap pemerintah melalui Kementerian Kominfo dan Dewan Pers segera melakukan langkah-langkah strategis untuk menata portal-portal sejenis ini. Rusak kita sebagai sebuah bangsa jika semua merasa berhak merusak kehormatan orang atau pihak lain,” kata Akbar Faizal.

Tentang Fajar

Fajar Agustanto dan istri adalah pemain lama di dunia hoaks.

Sasaran utamanya adalah pemerintahan yang sah atau siapa saja yang dianggapnya pendukung pemerintah.

Fajar Agustanto

Fajar Agustanto

Fajar Agustanto

Pria yang memiliki tiga anak itu tidak memiliki pekerjaan tetap selain memposting berita-berita hoax dan fitnah yang didapatkannya melalui berbagai cara. Salah satunya melalui sebuah aplikasi yang bisa menyaring berita-berita yang beredar lalu mengolahnya kembali tanpa melakukan pengecekan ulang tentang kebenaran berita tersebut.

Terkait Suara News, di media sosial sempat menyebar percakapan antara Fajar dengan beberapa rekannya di Facebook.

Selengkapnya dalam screenshot di bawah:

Percakapan online antara Fajar dan rekannya mengenai penggantian situs Portal Piyungan dan pembentukan situs Suara News

Fajar sebelumnya juga pernah mendapatkan peringatan dari Polda Jatim dan sempat vakum dari aktivitasnya menyebarkan hoax dan berita fitnah. Namun tidak lama kemudian aktif kembali.

Atas tindakannya tersebut, pelaku melanggar pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau pasal 310/311 KUHP. 

Komentar Facebook

You Might Also Like