Kriminal, Nasional

Polisi Temukan 1.400 Butir Peluru, Sabu dan 28 Buku Tabungan di Rumah Gatot Brajamusti

gatot brajamusti

Dalam penggeledahan sebelumnya yang dilakukan di rumah Gatot Brajamusti di Jalan Niaga Hijau X Nomor 6, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, polisi menemukan dua senjata api dan 500 butir amunisi.

Jumat malam, 2 September 2016, sekitar pukul 19.00 WIB, polisi kembali melakukan penggeledahan lanjutan di rumah Gatot. Dan polisi kembali menemukan barang bukti berupa ratusan amunisi, barang haram narkoba diduga jenis sabu, dan sejumlah barang bukti lain. Semua amunisi yang berhasil ditemukan penyidik sejak penggeledahan pertama sampai tadi malam sedikitnya ada sekitar 1.400 butir peluru.

“Kami temukan 1.400 butir peluru,” ujar Kepala Subdit Reserse Mobil Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto dalam jumpa pers di Polres Jakarta Selatan, Sabtu, 2 September 2016.

Senjata api ilegal dan ribuan amunisi milik Gatot Brajamusti berhasil ditemukan polisi. Kasus ini masih terus didalami oleh Polda Metro Jaya.

Baca juga: Mengenal Makanan Jin di Padepokan Gatot Brajamusti

Polisi terus menelusuri asal-asul senjata api dan 1.400 amunisi milik Gatot Brajamusti tersebut. Terkait dengan kasus kepemilikan senjata api ilegal, Gatot terancam hukuman mati. Gatot dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 ayat 1.

Gatot Brajamusti tampaknya akan sangat serius berurusan dengan masalah hukum.

Yang akan memberatkan, Gatot terancam hukuman mati atas kasus dugaan kepemilikan senjata api dan 1.400 amunisi ilegal.

Penyidik sudah sempat bertanya kepada Gatot ihwal senjata api ilegal dan 1.400 amunisi yang ditemukan di rumahnya di Jalan Niaga Hijau X Nomor 6, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, tersebut.

Sementara itu Gatot sendiri mengaku, senjata api dan 1.400 amunisi di rumahnya itu digunakan hanya sebagai properti film.

“Dari keterangan Gatot dijelaskan bahwa senjata itu sudah dimiliki Gatot selama 10 tahun, dari 2006,” ujar Komisaris Besar Budi Hermanto dalam jumpa pers di Polres Jakarta Selatan, Sabtu, 3 September 2016. “Dan ini katanya berguna untuk properti pembuatan film.”

Senjata api dan sebagian amunisi ditemukan polisi di lemari pakaian di kamar Gatot. “Ditemukan dalam lemari pakaian, termasuk di dalam tas di rumahnya di Jalan Niaga,” ucapnya.

Baca juga: Kisah Tiga Serangkai; Gatot Brajamusti, Reza Artamevia, dan Elma Theana

Selain kasus kepemilikan senjata api ilegal, Gatot berurusan dengan masalah lain, yaitu narkoba dan satwa yang dilindungi.

Polisi Temukan 25 Buku Tabungan Milik Gatot Brajamusti

“Di rumah GB, tadi malam pukul 19.00-22.00 WIB, penyidik dari Polres Mataram, Polda NTB, dibantu penyidik dari Polda Metro Jaya dan Sat Narkoba Polres Jakarta Selatan, melakukan penggeledahan di rumah AA GB,” tutur Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, dalam jumpa pers di Markas Polres Jakarta Selatan, Sabtu, 3 September 2016.

Berikut ini sejumlah barang bukti yang ditemukan dalam brankas di rumah Gatot Brajamusti.

  • 1 kotak warna cokelat berisi kristal putih yang diduga sabu.
  • 1 kotak bertulisan “cafe crime” berisi 2 plastik klik isi kristal putih yang diduga sabu.
  • 1 botol kecil bertulisan “Gluco” warna hitam berisi 1 plastik klip isi kristal putih diduga sabu.
  • 1 buah cangklong.
  • Amunisi dan barang bukti lain.

Di rumah Gatot Brajamusti juga ditemukan 24 tabungan BCA, 1 Panin Bank, dan 3 kartu ATM.

Baca juga: Terjerat 3 Kasus, Gatot Brajamusti: Bingung saya, Mending Mati Ajalah!

 

loading...


Artikel Lain