Kriminal

Pengacara First Travel Minta Kliennya Dibebaskan dan Janji Berangkatkan Jemaah Umrah

Ratusan korban First Travel saat mengadu ke DPR

Kuasa hukum PT Anugerah Karya Wisata atau First Travel memohon penangguhan penahanan kliennya, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, agar persoalan dengan jemaah umrah bisa diselesaikan. Pihak First Travel mengaku masih mampu memberangkatkan jemaah umrah.

“Karena dengan dikabulkannya penangguhan penahanannya, dalam hal ini klien Ibu Anniesa dan Andika bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya, dengan cara memberangkatkan jemaah,” Tutur Deski, Kuasa Hukum First Travel, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (21/8/2017).

Deski pun mengklaim, jumlah jemaah yang ingin berangkat lebih banyak dibandingkan yang menuntut refund. Seandainya Andika dan Anniesa tidak dibebaskan, maka jemaah tidak bisa berangkat umrah.

“Kami akan berangkatkan (jemaah umrah) di bulan November dan Desember, itu komitmen kami. Apabila seandainya memang di bulan November dan Desember tidak ada keberangkatan setelah penangguhan penahanan, polisi tinggal sikat lagi,” kata Deski yang juga menjabat Kepala Divisi Legal First Travel tersebut.

Kuasa Hukum yang juga Kepala Divisi Legal First Travel, Deski. (Foto: Kompas.com/Kurnia Sari Aziza)

Menurut Deski, First Travel sudah melakukan berbagai upaya hukum terkait persoalan ini. Mulai dari perlawanan terhadap permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) hingga permohonan penangguhan penahanan.

“Kami ajukan perlawanan terus,” kata Deski.

Diketahi, First Travel menawarkan harga pemberangkatan umrah yang jauh lebih murah dibanding agen travel lainnya. Atas dasar itu para pembeli tergiur dan memesan paket umrah. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, calon jemaah tak kunjung berangkat.

Perusahaan itu kemudian dianggap menipu calon jemaah yang ingin melaksanakan umrah. Penyidik mulanya menetapkan Direktur Utama First Travel Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, sebagai tersangka.

Polisi juga menahan pasangan suami istri tersebut. Dalam pengembangan kasus, penyidik kemudian menetapkan tersangka baru, yaitu Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki Hasibuan selaku Direktur Keuangan sekaligus Komisaris First Travel.

 

Komentar Facebook

You Might Also Like