Mancanegara

Penembakan Massal di Gereja Texas, 27 Tewas dan Puluhan Orang Luka

Penembakan di gereja Texas, 27 orang tewasn dan puluhan lainnya luka

27 orang dinyatakan tewas dalam insiden penembakan massal di Gereja First Baptist di Sutherland Springs, sekitar 50 km dari kota San Antonio.

Pelaku sudah berhasil dilumpuhkan oleh polisi. Selain korban meninggal dunia, peristiwa itu juga menyebabkan sejumlah orang luka.

Darren Abate/AP

“Rincian peristiwa belum jelas tetapi yang saya ketahui sejauh ini, apa yang disampaikan kepada saya, adalah 27 orang meninggal dunia dan lebih dari 20, 25 orang luka,” kata salah seorang pejabat kepolisian Kepolisian Texas, Amerika Serikat, Gomez Jr.

Dalam video rekaman gambar televisi memperlihatkan sejumlah anggota kepolisian diterjunkan ke lokasi kejadian di Sutherland Springs yang berpenduduk sekitar 400 jiwa. Beberapa mobil ambulans dan pemadam kebakaran pun tampak ada di lokasi.

Menurut FBI, sejauh ini belum diketahui motif pelaku penembakan massal di gereja. (MAX MASSEY/KSAT/Reuters )

Hingga saat ini Biro Penyelidik Federal (FBI) cabang San Antonio belum mengetahui motif pelaku.

Ditambahkan oleh FBI, walaupun hanya satu orang yang diduga sebagai pelaku, tidak tertutup kemungkinan ada pelaku lain dalam insiden tersebut.

Gubernur Texas Greg Abbott dalam rilisnya mengatakan, “Doa kami panjatkan bagi mereka yang terkena dampak dari aksi jahat ini. Terima kasih kepada para penegak hukum atas tanggapan yang mereka berikan.”

Sementara itu, Presiden Trump, yang sedang melakukan kunjungan ke Asia, menulis lewat Twitter, “Semoga Tuhan bersama warga Sutherland Springs, Texas. FBI dan penegak hukum berada di lokasi. Saya memantau situasi dari Jepang.”

Komentar Facebook

You Might Also Like