Kriminal

Pelapor Edit Video #BapakMintaProyek dan Tulis 6 Pernyataan Kaesang yang Dipersoalkan

Foto: YouTube

Muhammad Hidayat (MH) mengakui bahwa dirinya lah yang mengedit video Kaesang sebelum diserahkan sebagai barang bukti ke kepolisian. Dalam video editan tersebut, MH menambahkan catatan-catatan sebagai penjelasan pernyataan mana saja yang termasuk dalam ujaran kebencian sehingga putra bungsu Presiden Jokowi itu dilaporkan.

“Iya saya (yang buat), beberapa waktu lalu, saya lupa hari apa. Diambil dari videonya Kaesang. Kalau yang ada tulisannya itukan hanya memperkuat, menambahkan teks,” kata MH saat ditemui di kediamannya di Bekasi, Rabu (5/7/2017).

(Baca juga: “Dasar Ndeso” dan “Kafir” jadi Alasan Pelaporan terhadap Kaesang)

Menurut MH, tulisan-tulisan dalam video Kaesang yang sudah diedit itu berisikan pendapat hukum sederhana. Diawali dengan pernyataan: “Kaesang si anak Presiden itu dipolisikan pidana ujaran kebencian berdasarkan SARA & pidana penodaan agama (golongan), sesuai pasal 28 ayat (2) UU ITE Juncto pasal 156 dan 156a KUHP”.

Ada enam hal yang dianggap tergolong ujaran kebencian menurut teks yang tertera dalam video tersebut. Enam hal yang tersebut adalah:

Ujaran kebencian 1:

Menuduh adanya segolongan orang yang tidak tahu malu. Kuliah di luar negeri tapi saat kembali ke Indonesia bukannya membangun Indonesia untuk lebih baik, malahan mengancurkan. Dasar ndeso!!

Ujaran kebencian 2 & Penodaan Agama:

menuduh adanya segolongan generasi muda (umat Islam) yang berperilaku buruk. Bukannya berbakti kepada nusa & bangsa, malahan ngancurin semuanya!!

Ujaran kebencian 3:

Menuduh adanya segolongan generasi muda (anak-anak) yang sudah belajar menyebarkan kebencian. Apaan coba itu. Dasar ndeso!!

Ujaran kebencian 4:

Menuduh adanya segolongan orang yang mengajarkan anak-anak untuk mengintimidasi & meneror orang lain. Ini ajaran siapa coba. Dasar ndeso!! Membiarkannnya berarti kecolongan & kehilangan generasi terbaik bangsa.

Ujaran kebencian 5 & penistaan golongan:

Menuduh adanya segolongan orang yang saling menjelek-jelekkan, mengadu domba & mengkafir-kafirkan orang lain.

Ujaran kebencian 6:

Menuduh adanya segolongan orang (umat Islam) yang tidak mau mensholatkan jenazah karena pilihan politik. Dasar ndeso!!

Video hasil editan tersebut bisa dilihat di akun YouTube miliknya bernama Tuan Muda EL dengan judul “Akhirnya anak Jokowi diadukan ke polisi terkait penebar kebencian”.

 

Diketahui, MH melaporkan Kaesang ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian.

Kaesang diduga melakukan ujaran kebencian itu melalui vlog (video blog) berjudul #BapakMintaProyek yang diunggah ke akun YouTube miliknya.

(Baca juga: Polisi Lanjutkan Proses Aduan SARA Kaesang Pangarep)

Akun YouTube Kaesang pun menjadi barang bukti yang diberikan pelapor. Saat ditemui di kediamannya, MH mengaku membuat laporan tersebut sebagai bentuk kepedulian.

“Saya melakukan pelaporan tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian selaku warga negara yang ingin berkontribusi terhadap kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa bernegara, khususnya yang terkait proses penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar MH.

Ia melanjutkan, Kaesang telah melakukan tindakan melontarkan kebencian di media sosial (medsos) yang merupakan tindak kejahatan yang harus diberantas.

 

Artikel Lain