Pegawai dan Sahabat Jonru Ikut Diperiksa Polisi

oleh
Jonru
Jonru

Anang Herdiana ikut diperiksa sebagai saksi terkait kasus yang saat ini membelit Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru Ginting. Anang merupakan staf atau pegawai yang selama ini bekerja dengan Jonru.

Jonru ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh penyidik Ditkrimsus Polda Metro Jaya pada Jumat, 29 September 2017 atas kasus dugaan ujaran kebencian atau hate speech.

Anang diperiksa Tim penyidik Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya pada Kamis, 5 Oktober 2017 kemarin.

“Anang diperiksa soal kegiatan sosial, dagangan online Jonru, dan lain-lain,” ujar pengacara Jonru, Djudju Purwanto, kepada Tempo lewat pesan singkat pada Jumat, 6 Oktober 2017.

Baca: Nguping Obrolan Politik Jonru dengan Tukang Cukur Langganannya

Selain Anang, kata Djudju, dua orang sahabat Jonru pun rencananya akan ikut diperiksa sebagai saksi. Kendati demikan, Djudju tidak menyebutkan nama kedua orang tersebut dan kapan mereka akan diperiksa.

Jonru ditetapkan sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian atas laporan Muannas Alaidid.

Pemeriksaan tambahan terhadap Jonru Ginting pada Minggu, 1 Oktober 2017, ditangguhkan karena kondisi kesehatannya memburuk setelah diperiksa empat hari berturut-turut sejak 28 September 2017. “Dia memang batuk-batuk karena tidak beristirahat,” kata Djudju.

Pada pemeriksaan sebelumnya, Jonru Ginting dihadapkan enam pertanyaan oleh penyidik dari Ditkrimsus Polda Metro Jaya. Pengacara yang hadir malam itu, Mery Yanto, mengatakan bahwa Jonru Ginting sudah menjawab tiga dari enam pertanyaan itu. “Pertanyaan masih seputar penguatan keterangan soal status yang diunduh Jonru,” kata Mery.