Kriminal

Novel FPI: Itulah Kegoblokan Ahok, yang Nulis BAP Polisi dan Pizza Hut Kan dari Italia

Novel Chaidir Hasan Bamukmin
Novel Chaidir Hasan Bamukmin atau yang akrab disapa Habib Novel.

Jurnalindonesia.id – Berita Acara Pemeriksaan (BAP) salah satu saksi pelapor kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Novel Bamukmin, soal penulisan Pizza Hut menjadi Fitsa Hats jadi bahan lelucon netizen di media sosial (medsos).

Cerita bermula Ahok, usai menjalani sidang, menyinggung para saksi yang dihadirkan, di antaranya Novel Chaidir Hasan Bamukmin atau yang akrab disapa Habib Novel.

Novel, katanya, pernah bekerja di Pizza Hut selama beberapa tahun. Novel, kata Ahok, menulis nama restorannya menjadi Fitsa Hats di BAP.

“Nama saksinya Habib Novel. Dia kerja dari tahun 1992 sampai 1995 di Pizza Hut. Tapi mungkin karena dia malu kerja di Pizza Hut karena itu punya Amerika, dia sengaja menuliskan Fitsa Hats,” kata Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017).

Namun saat dimintai tanggapan atas pernyataan Ahok tersebut, Novel justru tertawa.

“Hahaha, itulah kegoblokan Ahok semakin terbukti,” ujarnya Rabu (4/1/2017).

Yang menulis BAP tersebut bukan dirinya. Tapi pihak kepolisian saat dia dimintai keterangan. Novel mengakui tidak memeriksa secara detail BAP tersebut sebelum menandatangani.

“Itu ada enam halaman. Saya tidak periksa satu per satu karena sudah capek, pemeriksaan seharian sampai malam. Jadi ada yang terlewatkan,” ucapnya. (Baca: Novel FPI: Bukan Saya yang Ketik Fitsa Hats, Tapi Polisi)

Meski begitu, dia menambahkan, saat bersaksi Selasa pagi di persidangan, dia sudah mengklarifikasi bahwa itu salah tulis.

“Lagi pula Pizza Hut kan dari Italia, kenapa disebut dari Amerika. Itulah Ahok, mau mencari-cari kesalahan, tapi semakin kelihatan gobloknya,” ujar Novel, yang menjadi saksi pelapor kasus Ahok tersebut.

Dikutip dari Wikipedia, Pizza Hut adalah restoran berantai dan waralaba makanan internasional yang mengkhususkan dalam pizza. Perusahaan ini didirikan pada 1958 oleh dua mahasiswa, Dan dan Frank Carney di Wichita, Kansas. Dia dibeli oleh PepsiCo, Inc. pada 1977. Pizza Hut sekarang ini merupakan restoran pizza berantai terbesar di dunia, dengan hampir 12.000 restoran, kios pengantaran-ambil ke luar di lebih dari 86 negara.

 

Artikel Lain