Ekonomi dan Bisnis

Namanya Tercantum di Dokumen “Paradise Papers”, Ini Tanggapan Sandiaga Uno

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno

Publik kembali dikejutkan dengan beredarnya dokumen keuangan dalam skala besar yang disebut “Paradise Papers” (dokumen surga). Dokumen yang mencapai 13,4 juta data tersebut mengungkap daftar orang-orang superkaya yang diam-diam menginvestasikan hartanya di luar negeri di wilayah surga pajak (tax haven).

Dokumen-dokumen itu diperoleh dari surat kabar Jerman, Suddeutsche Zeitung yang kemudian diinvestigasi oleh International Consortium of Investigate Journalist (ICJI).

Dokumen Paradise Papers berisi daftar para pelaku bisnis terbesar di dunia, kepala negara, dan tokoh global di bidang politik, hiburan, dan olahraga. Mereka diduga kuat melindungi kekayaannnya di tempat rahasia dengan memanfaatkan tax havens (suaka/surga pajak).

Nama-nama tokoh Indonesia yang disebut-sebut tercantum dalam dokumen Paradise Papers antara lain Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Tommy Suharto serta Sandiaga Uno yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Sandiaga menegaskan bahwa pihaknya sudah melaporkan semua asetnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Semua aset saya sudah dilaporkan ke KPK secara transparan,” ujar Sandiaga lewat pesan singkat.

Dilaporkan TEMPO, Sandiago mengatakan bahwa dirinya memang pernah memiliki saham di perusahaan offshore yang tercatat dalam Paradise Papers, yakni N.T.I Resources. Namun ia menegaskan sudah tidak terkait dengan perusahaan di bidang eksplorasi migas itu.

“Itu bukan perusahaan cangkang, melainkan sudah go public di bursa saham Kanada,” kata Sandiaga.

Komentar Facebook

You Might Also Like