Ekonomi dan Bisnis

Ketum Kadin: Program Tax Amnesty Indonesia Bisa Jadi Paling Sukses di Dunia

tommy
Pengusahan nasional, Hutomo Mandala Putra atau lebih dikenal Tommy Soeharto menerima tanda terima surat pelaporan harta dari Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi, di Kanwil Wajib Pajak Besar Gedung Sudirman, Jakarta, Kamis (15/9/2016). Tommy melaporkan hartanya dalam rangka mengikuti program pengampunan pajak atau Tax Amnesty. (Tribunnews/Herudi)

Jurnalindonesia.id – Para pengusaha dalam negeri yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berencana akan berbondong-bondong ikut program pengampunan pajak atau tax amnesty pada 27 September besok.

Para pengusaha kelas atas tersebut memanfaatkan relaksasi aturan administrasi amnesti pajak gelombang pertama.

Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani mengakui, program tersebut merespons dua usulan para pengusaha yang dikabulkan pemerintah.

Yakni, pendaftaran hingga akhir September untuk mendapatkan tarif tebusan deklarasi dalam negeri yang termurah, yaitu dua persen.

Namun, proses administrasi bisa disusulkan hingga Desember.

“Kedua, apabila ingin melakukan repatriasi, repatriasi ini baru bisa dilaksanakan Desember dan tetap bayar dua persen. Yang penting, pada September repatriasi dideklarasikan. Tapi, prosesnya butuh waktu sampai Desember,” kata Rosan kemarin (23/9).

rosan

Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani

Pemerintah mengabulkan permohonan itu dengan syarat para pengusaha mematuhi tenggat waktu pengurusan administrasi hingga Desember.

Bila tidak terealisasi hingga Desember, pemerintah tetap memberlakukan tebusan yang lebih tinggi.

“Kita sudah berikan edaran untuk semua anggota di semua daerah. Kita akan sama-sama melakukannya pada 27 September,” ungkapnya.

Rosan mengaku belum bisa memastikan jumlah pengusaha yang mendaftar untuk mengikuti amnesti pajak maupun nilai deklarasinya.

Meski demikian, pengusaha-pengusaha dari Balikpapan, Makassar, Bali, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, dan Maluku dipastikan mengikuti program tersebut.

“Kemarin saya ajak beberapa konglomerat juga. Semoga bisa bareng,” ucapnya.

Baca: Tommy Soeharto dan Thohir Bersaudara Bantu Tebusan Tax Amnesty Rp 39,1 T

Melihat animo dan perkembangan hingga September, Rosan optimistis program amnesti pajak sukses.

Namun, dia berpendapat bahwa target tebusan pajak Rp 165 triliun sangat agresif.

“Ok, tidak usah bicara Rp 165 triliun lah. Tapi, mari lihat program ini sangat direspons positif. Mungkin jadi program tax amnesty paling berhasil di dunia,” ujarnya. (JawaPos)

Baca juga: Mulai Khawatir Soal Program Tax Amnesty, Perbankan Singapura Laporkan WNI yang Ikut Amnesti Pajak ke Polisi

 

Komentar Facebook

Lainnya