Kriminal

Kasus Kaesang Dihentikan, Pelapor: Diperiksa Saja Belum Kok Disetop

Muhammad Hidayat S
Muhammad Hidayat S

Polisi memutuskan untuk tidak menindaklanjuti laporan Muhammad Hidayat (MH) atas putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pengarep.

Hal tersebut dinyatakan Wakapolri Komjen Syafruddin. Polisi menilai pernyataan Kaesang yang dipersoalkan pelapor tidak mengandung unsur pidana.

Menanggapi hal tersebut, sang pelapor menyebut Wakapolri tidak profesional serta melanggar disiplin dan kode etik Polri.

“Tanggapan saya, Wakapolri buat statement seperti itu, itu menunjukkan Wakapolri sebagai pejabat kepolisian yang tidak profesional. Dan patut diduga sudah melakukan pelanggaran disiplin dan kode etik Polri,” kata MH kepada detikcom, Kamis (6/7/2017).

MH pun mempertanyakan pernyataan Syafruddin tersebut sebab menurutnya pihak Polres Bekasi Kota sendiri belum memproses laporannya itu.

“Laporan tersebut belum dilakukan penanganan sesuai prosedur. Pelapornya saja belum dimintai keterangan. Itu kesimpulan dari mana Wakapolri?” ucap dia.

Menurutnya, kalau memang benar-benar tidak ada unsur pidana di dalamnya, mestinya pihak kepolisian sudah tidak menerima laporannya. MH pun menduga pernyataan Syafruddin tersebut sebagai upaya menutup kasus itu.

“Dan saya anggap itu upaya terselubung pihak kepolisian untuk menutup kasus itu. Dan patut dicurigai sebagai intervensi atas kekuasaan,” ujar dia.

Meski demikian pria berusia 52 tahun itu mengaku masih optimistis laporannya akan berlanjut. Dia masih yakin bahwa kata ‘dasar ndeso’ yang diucapkan Kaesang di video yang dibuatnya mengandung konotasi negatif.

“Bisa saja semua orang punya pendapat. Saya juga punya berpendapat belum tentu benar. Oleh karena itu, pada kewenangannya di pengadilan nanti menghadirkan ahli yang kompeten, ahli bahasa. Saya juga merujuk dengan referensi yang ada pertanggungjawaban akademisnya. Saya lihat kamus bahasa Indonesia itu mengartikan ‘ndeso’ dengan konotasi negatif,” ujarnya.

Sebelumnya Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan bahwa laporan MH atas Kaesang tidak mengandung unsur pidana serta mengada-ada.

“Nggak, nggak ada, nggak ada (unsur pidana). Itu mengada-mengada. Nggak ada kaitannya sama sekali. Nggak ada unsurnya itu, nggak ada,” kata Syafruddin di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (6/7). (Baca: Dianggap Tidak Rasional dan Mengada-ada, Polisi Hentikan Kasus Kaesang)

 

Artikel Lain