Kriminal

Jonru Mangkir dari Panggilan Polisi, Ini Alasannya

Jonru Ginting
Jonru Ginting

Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru mangkir dari panggilan penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus ujaran kebencian di media sosial. Jonru dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi.

Dengan demikian, penyidik akan mengatur ulang jadwal pemeriksaan.

“Sudah (dipanggil) tapi belum datang, nanti kami agendakan kembali,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (25/9).

Dihubungi terpisah, Jonru tidak membantah soal ketidak hadirannya. Adapun surat panggilan tersebut diterima oleh istrinya pada Sabtu (23/9) malam.

“Iya sudah ada (panggilan dari kepolisian), jadwal hari ini jam 15.30 WIB tapi karena ada acara lain tadi tim pengacara saya sudah meminta untuk diundur Kamis, 28 September,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Baca: Jonru Kembali Dipolisikan Terkait Status Facebook, Ini Pelapornya

Jonru berdalih, ketidakhadirannya pada pemeriksaan lantaran ada acara keluarga yang tidak dapat ditinggalkan.

Walaupun sudah meminta agar jadwal pemeriksaan diundur, Jonru mengaku belum menerima tanggapan dari pihak kepolisian.

“Tapi tadi dari penyidik belum ada jawaban apakah mereka setuju atau tidak dengan pengunduran tersebut,” ujarnya.

Diketahui, Jonru dilaporkan oleh pria bernama Muannas Alaidid terkait ujaran kebencian di media sosial. Muannas menilai status-status Jonru di akun miliknya banyak mendikotomikan antara muslim dan bukan muslim serta semangat mempertajam sentimen individu dan etnis tertentu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Laporan terhadap Jonru dimuat dalam Laporan Polisi Nomor : LP/4153/VIII/2017/PMJ/ Dit.Reskrimsus tertanggal 31 Agustus 2017.

Pelapor Jonru, Muannas Alaidid saat menyambangi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Pelapor Jonru, Muannas Alaidid saat menyambangi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.(Foto: CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)

Selain itu, Jonru juga dilaporkan oleh Muannas terkait pencemaran nama baik. Dia diduga menyebut Muannas sebagai keluarga dari petinggi Partai Komunis Indonesia Dipa Nusantara Aidit.

Laporan tersebut diterima dalam LP/4157/IX/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 19 September 2017.

Selain Muannas, Jonru juga dilaporkan ke polisi oleh Muhamad Zakir Rasyidin dengan tuduhan pencemaran nama baik. Salah satunya adalah mencakup unggahan Jonru soal Presiden RI Joko Widodo.

Laporan tersebut termuat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/4184/XI/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 4 September 2017.

 

loading...


Artikel Lain