Nasional

Infrastruktur Sosial dan PT SMI selaku Lembaga Pembiayaan Infrastruktur Indonesia

infrastruktur-sosial-dan-pt-smi-selaku-lembaga-pembiayaan-infrastruktur-indonesia

infrastruktur-sosial-dan-pt-smi-selaku-lembaga-pembiayaan-infrastruktur-indonesia

Infrastruktur adalah salah satu parameter maju dan tidaknya suatu bangsa dimana proses pembangunannya memerlukan dana yang fantastis. Jika dianalogikan dengan tubuh manusia, infrastruktur adalah penampilan yang secara kasat mata terlihat dan dapat diberikan nilai atasnya. Pengertian infrastruktur adalah kebutuhan dasar fisik yang diperlukan baik oleh masyarakat secara umum maupun pribadi untuk menjamin kelancaran proses perekonomian dan juga sebagai fasilitator berlangsungnya aktivitas ekonomi. Infrastruktur dengan kata lain adalah prasarana yang dapat mendukung terjadinya suatu proses. Dalam cakupan arti yang lebih luas, teknologi informasi juga masuk dalam kategori infrastruktur.

Lalu, apa itu infrastruktur sosial? Pengertian infrastruktur sosial adalah sarana prasarana yang dipakai untuk menunjang aktivitas sosial seperti tempat-tempat pendidikan, peribadatan, pusat kesehatan, dan sebagainya. Realisasi infrastruktur secara umum adalah pembangunan waduk, jalan raya, rel kereta, perangkat listrik dan telekomunikasi, kanal dan sumber air bersih dan sebagainya. Jika infrastruktur suatu bangsa sudah direncanakan, didesain dan di bangun dengan baik, bangsa lain selaku visitors atau juga bangsa lain selaku investor akan bisa mengukur seberapa majunya bangsa tersebut dan bagaimana proses pemerintahannya berjalan.

Semua jenis infrastruktur yang telah direncanakan oleh pemerintah Indonesia dilaksanakan dan dikembangkan atas Lembaga Pembiayaan PT SMI (sarana multi infrastruktur) yang telah berdiri sejak 26 Oktober 2009. Instansi ini berada dibawah naungan Kementrian Keuangan Negara dengan SK pendirian resmi tertanggal 12 Oktober 2009. Pemilik modal seutuhnya PT SMI adalah pemerintah. Saat ini tercatat modal yang tertanam sekitar 4 juta dolar AS atau 4 triliun rupiah. Penanaman modal berlangsung secare bertahap yakni pada awal pendirian sebesar 1 triliun, 1 triliun lagi pada tahun 2010 dan terakhir pada tahun 2012 sebesar 2 triliun rupiah.

Tujuan utama didirikannya PT SMI adalah sebagai katalis pembangunan infrastruktur Indonesia, sumber pendanaan pembangunan infrastruktur di Indonesia dan bekerja sama dengan pihak ketiga yang bersedia memangku kepentingan yang sama. Salah satu cara promosi pemerintah dengan pihak swasta adalah dengan menawarkan KPS (kerjasama pemerintah-swasta). PT SMI menyediakan dua fasilitas dalam bentuk produk maupun jasa sebagai berikut:

a. Produk: pembiayaan investasi baik jangka panjang maupun pendek, pinjaman Mezzanine, pengambilan uang dari investor asing, investasi penyertaan modal, pembiayaan talangan khusus dalam bidang infrastruktur, pembiayaan subordinasi, dan promotor keuangan.

b. Jasa: jasa konsultasi financing dan investasi, jasa konsultasi proses transaksi dan cara untuk menge-goal-kan proyek, peningkatan kapasitas dan pelatihan baik untuk karyawan maupun pihak luar

c. Jasa pengembangan KPS: peningkatan jumlah investor domestik maupun investor asing, fasilitator pengembangan proyek yang diagendakan pemerintah, konsultasi dan bernegoisasi dengan pihak penanggung jawab proyek pemerintah.

 

Komentar Facebook

Lainnya