Kriminal

Ahok Dituntut Minta Maaf ke Ma’ruf Amin dengan Cara Merangkak

Jurnalindonesia.id – Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) mengecam sikap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kuasa hukumnya terhadap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.

Mereka mendesak Ahok untuk segera meminta maaf secara langsung kepada Kiai Ma’ruf dengan cara merangkak.

“Kami menuntut Ahok segera meminta maaf dengan cara merangkak ke PBNU karena telah menghina Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin,” kata Ketua Gemasaba, Robitul Umam di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (Minggu, 5/2), dikutip RMOL.

Tak hanya itu, mereka juga mendesak Kapolri untuk segera menangkap dan memenjarakan Ahok beserta pengacaranya yang telah melakukan penyadapan ilegal terhadap KH Ma’ruf Amin berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Penyadapan Ilegal dan Pasal 31 UU ITE.

Gemasaba juga menyoroti pemerintah yang kerap mengekang nalar kritis mahasiswa, aktivis, dan rakyat dengan penggunaan Undang Undang Pasal Makar. Gemasaba berkomitmen melawan segala macam bentuk otoritarianisme pemerintah.

“Kami minta pemerintah untuk menghentikan politik pencitraan dan politik badut dan percepat pemerataan ekonomi di daerah-daerah tertinggal,” tukasnya.

Apabila rekomendasi sikap tersebut tidak ditindaklanjuti paling lambat satu minggu, Gemasaba akan melaksanakan aksi serentak di seluruh Indonesia.

 

Artikel Lain